Ilustrasi Polietilena Berdensitas Tinggi, Diballik Pipa HDPE

Polietilena Berdensitas Tinggi, merupakan rahasia dibalik keistimewaan pipa HDPE, dan membuat produk lebih kuat, lentur dan tak mudah rusak. Sehingga tidak berpotensi menimbulan pencemaran dan sesuai dengan standard Food Grade untuk saluran air bersih.

Pipa HDPE, seperti namanya produk perpipaan ini diproduksi dari material bahan baku High Density Polyethylene atau Polietilena Berdensitas Tinggi. Bahan ini merupakan salah satu jenis percabangan material thermoplastic yang dibuat dari minyak bumi.

Dibanding jenis material thermoplastic lain, Polietilena paling popular dan sering digunakan untuk beragam produk karena sifatnya yang special. Yakni material yang kuat, lentur namun tak mudah rusak, sehingga sesuai dengan standard Food Grade atau aman bagi kesehatan.

Popularitas bahan ini membuat kebutuhan Polietilena di dunia mencapai 80 juta metrik ton setiap harinya untuk beragam produk. Seperti peralatan makan minum bayi, peralatan rumah tangga hingga tentu saja produk pipa air bersih atau Pipa PE (HDPE/MDPE).

Sebelum mulai banyak digunakan, material ini ditemukan pertama kali pada tahun 1898 oleh seorang ilmuwan asal Jerman bernama Hans Von Pechmann. Dari penemuan tak sengaja tersebut, riseta, pengembangan hingga akhinya pengolahan secara industrial mulai dilakukan pada tahun 1933 hingga 1939 material LDPE pertama mulai digunakan.


Baca Juga :


Meski sekarang dikenal beberapa bahan olahan PE seperti LDPE, MDPE dan HDPE, dalam pengklasifikasiannya, material Polietilena atau PE dibedakan dalam beberapa jenis. Hal ini berdasarkan kepadatan, makanis, berat, kristalisasi dan percabangan molekul material. Berikut beberapa percangan tersebut :

HDPE atau High Density Polyethylene biasa dikenal juga dengan material Polietilena Berdensitas Tinggi merupakan percabangan material PE dengan densitas lebih dari 0.941 g/cm3. Komposisi ini membuat material memiliki tensil tinggi dan ikatan material sangat kuat.

Karakter ini membuat produk dengan bahan baku ini tidak mudah rusak, dan sering digunakan pada produk dengan durabilitas sangat baik, seperti produk pipa Air bersih bertekanan.

MDPE atau Medium Density Polyethylene, merupakan percabangan Polietilena berdensitas medium, sekitar 0.926–0.940 g/cm3. Material ini sangat baik terhadap benturan benda tumpul dan paling sering dimanfaatkan untuk produk pipa gas.

LDPE atau Low Density Polyethylene, polietilena berdensitas rendah. Bahan ini juga kerap digunakan untuk beberapa produk atau campuran bahan baku yang membuat bahan lebih mudah dibentuk dan awet.

 Selain ketiga bahan tersebut, UHMWPE Ultra high molecular weight polyethylene, ULMWPE atau Ultra low molecular weight polyethylene atau disingkat ULMWPE, PEX. Atau PE Cross, LLDPE (Linear low density polyethylene) dan VLDPE Very low density polyethylene.

Setiap material memiliki karakter dan kelebihan masing-masing, sehingga sering digunakan untuk bahan baku produk tertentu. Mulai dari karakter yang kuat, keras, hingga yang lebih lunak atau lentur untuk kebutuhan sebuah produk.

Diantara beberapa material percabangan PE diatas, material Polietilena Berdensitas Tinggi meruapakan bahan baku ideal produk pipa air bersih. Kebutuhan ini membutuhkan ketangguhan dan produk yang tak mudah rusak, karena bekerja dengan dorongan atau tekanan.

Karena bahan yang membuat pipa lentur, Polietilena berdensitas tinggi juga membuat produk lebih fleksibel. Hal ini memberi keuntungan dalam hal kemasan pipa yang selain batang juga tersedia dalam bentuk roll. Dalam hal instalasi, kelenturan membuat jalur pipa air bersih dapat berbelok tanpa menggunakan aksesoris.

Polietilena Berdensitas Tinggi & Kelebihan Pipa HDPE
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published.