ILUSTRASI Suhu dan Tekanan Ideal Untuk Instalasi Pipa PPR

Dua hal yang perlu diperhatikan dalam instalasi saluran air bersih panas atau dingin dengan pipa PPR adalah suhu dan tingkat tekanan. Untuk kebutuhan optimal dengan penggunaan jangka Panjang berapa idealnya jumlah kedua faktor tersebut ?

Penggunaan pipa thermoplastik selama ini digunakan sebagai solusi kebutuhan saluran air bersih, dengan tekanan dan sesuai standard Food Grade. Salah satunya produk plumbing (Pipa dan aksesoris) dari bahan PPR atau Polypropylene Random Tipe 80.

Dalam hal kebutuhan saluran air bersih, pipa PPR memiliki satu kelebihan yang tidak dimiliki Pipa HDPE, produk perpipaan yang juga dari material Thermoplastik. Yakni kemampuan mengalirkan fluida (Saluran air bersih) bersuhu tinggi.

Secara umum, pipa PPR ditawarkan dalam 3 varian produk, yang dibedakan berdasarkan varian PN atau Pressure Nominal. Berbeda dengan Pipa HDPE, perbedaan varian ini dibedakan berdasar suhu Fluida (Saluran air bersih) dan penggunaan tekanan ideal saluran.

BACA JUGA :

Saluran Air Bersih Sederhana

Varian produk ideal untuk kebutuhan saluran air sederhana adalah jenis pipa PPR PN-10. Jenis produk ini memiliki tebal dinding paling tipis diantara 2 varian lain yang akan kita bahas kali ini. Dan peruntukannya direkomedasikan untuk saluran air bersih sederhana.

Pipa PPR PN-10 direkomendasikan untuk saluran air bersih bersuhu normal, yakni sekitar 20-30 derajat celcius. Untuk penggunaan secara optimal, penyesuaian suhu fluida dengan tekanan air akan membuat usia pakai saluran lebih dari 50 tahun.

Untuk kebutuhan suhu hingga 30 derajat celcius, tekanan ideal saluran air tidak lebih dari 8 bar atau 9 kg / cm2. Sementara untuk suhu lebih rendah, 20 derajat celcius, penggunaan tekanan saluran air bisa maksimal 10 bar.

Saluran Air Bersih Bersuhu Tinggi Sederhana

Varian produk ideal untuk kebutuhan ini adalah Pipa PPR PN-16, jenis ini direkomendasikan untuk saluran air bersuhu 20-60 derajat celcius. Atau secara umum direkomendasikan untuk saluran air dingin, dan panas (Namun dengan tekanan sederhana).

Untuk pemakaian dalam jangka waktu maksimal, lebih dari 50 tahun, varian produk ini dapat digunakan dengan 3 kombinasi perhitungan suhu fluida dan tekanan saluran. Untuk suhu normal atau tidak lebih dari 20 derajat, nominal tekanan saluran air bisa mencapai 16 bar.

Sementara untuk saluran air hangat, dengan suhu maksimal 40 derajat celcius, nominal tekanan ideal untuk saluran air maksimal 12 bar. Dan untuk saluran air panas sederhana, dengan suhu maksimal 60 derajat, saluran air bisa menggunakan tekanan hingga 8 bar.

Saluran Air Bersih Bersuhu Tinggi

Untuk kebutuhan saluran air panas bertekanan, produk Pipa PPR PN-20 merupakan jenis paling ideal untuk digunakan. Produk dengan dinding pipa paling tebal ini bisa digunakan untuk saluran air bersih bersuhu hingga 70 derajat celcius untuk mencapai usia pakai maksimal.

Dalam instalasinya, kombinasi suhu dan tekanan Pipa PPR PN-20 dapat dilakukan dengan 4 cara. Untuk penggunaan saluran air bersih bersuhu normal, 20 derajat celcius, tekanan saluran air bisa mencapai 20 bar.

Sementara untuk suhu lebih hangat, maksimal 40 derajat celcius, maksimal tekanan untuk pencapaian usia pakai maksimal adalah 15 bar. Sementara untuk suhu 60 derajat celcius, nominal tekanan saluran maksimal bisa mencapai 10 bar.

Sementara suhu ideal tertinggi pipa PPR adalah 70 derajat celcius. Dengan produk pipa PPR PN-20, kebutuhan mobilitas fluida didesain untuk tekanan maksmal 8 bar.

Instalasi mudah proses penyambungan “Persenyawaan Sempurna” seperti halnya pipa Thermoplastik, membuat bagian sambungan produk pipa PPR sangat kokoh. Dikombinasi dengan kebutuhan suhu dan tekanan saluran air yang tepat akan membuat saluran air panas awet digunakan hingga lebih dari 50 tahun.

Suhu dan Tekanan Ideal Untuk Instalasi Pipa PPR
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published.